INFO KILAT
  • 5 bulan yang lalu / Ingat dan ingat ya. Bagi kelas IX wajib untuk melaksanakan ujian praktik dan ujian sekolah serta menyelesaikan tugas-tugas yang belum selesai sebagai persyaratan kelulusan kalian.
  • 1 tahun yang lalu / BELAJAR DI RUMAH (BDR) DIPERPANJANG HINGGA 31 AGUSTUS 2020. TETAP BELAJAR DENGAN SEMANGAT, MAKAN MAKANAN BERGIZI DAN JIKA TERPAKSA KELUAR RUMAH WAJIB MEMAKAI MASKER.
WAKTU :

Mewujudkan Prestasi Sekolah melalui Peningkatan Karakter

Terbit 28 February 2020 | Oleh : Admin SMPN 1 Wedung | Kategori : Tak Berkategori
Mewujudkan Prestasi Sekolah melalui Peningkatan Karakter

Penguatan karakter menjadi hal yang sedang diperhatikan untuk ditingkatkan, hal ini telah diatur dalam Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Syafii Antonio dalam bukunya Asmaul Husna for Succes In Bisnis and Life (2013) menjelaskan, ada korelasi antara karakter positif dengan prestasi seseorang.

Budaya kerja yang dijalankan di sekolah selama ini disingkat D4K, yaitu disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas. Disiplin merupakan perkara yang penting. Banyak lembaga atau perusahaan yang sukses, karena para pengelolanya adalah orang-orang yang disiplin.

Dalam membangun kedisiplinan salah satu yang dilakukan adalah dengan hadir di awal waktu, agar kegiatan pembelajaran tidak terlambat. Apel pagi selalu dilakukan baik oleh guru maupun para siswa yang dilakukan secara terpisah. Banyak manfaat yang bisa diambil dari kegiatan ini jumlah guru dan siswa mayoritas hadir lebih awal dan informasi-informasi terbaru bisa selalu disampikan dengan mudah dan cepat.

Kerja keras juga perlu dijadikan budaya bagi para guru, pegawai, dan siswa.  Ada pepatah orang sukses adalah yang bekerja di saat orang lain sedang tidur. Itu artinya untuk meraih cita-cita tidak bisa diraih dengan bekerja santai atau ala kadarnya, tetapi dibutuhkan kerja keras atau bekerja dengan penuh kesungguhan. Kerja keras seperti ini, tidak bisa muncul dengan tiba-tiba, tetapi butuh dilatih atau dibudayakan.

Kerja cerdas maknanya bekerja dengan ilmu. Ilmu adalah imamnya amal orang. Bekerja tidak dengan ilmu akan menghasilkan banyak kerusakan. Sedangkan orang yang bekerja dengan ilmu, maka akan bisa mengerjakan tugasnya dengan mudah dan dengan hasil yang berkualitas. Oleh karena itu, program peningkatan kompetensi guru senantiasa dilakukan baik untuk peningkatan kompetensi maupun kemampuan pedagogis guru.

Guru cerdas akan lebih mudah menstransfer ilmunya kepada siswa dibandingkan dengan guru yang kurang cerdas. Oleh karena itu, kerja cerdas perlu dijadikan sebagai budaya, dengan harapan setiap guru siswa dan tenaga kependidikan memiliki kebiasaan untuk mengagendakan waktu dan anggaran untuk meningkatan kecerdasannya.

Kerja ikhlas tak kalah penting, karena ia adalah motivasi spiritual yang menggerakkan orang melakukan karya-karya terbaiknya. Orang yang ikhlas adalah orang yang bekerja secara konsisten terus dalam standar normal baik saat diawasi ataupun tidak diawasi oleh orang lain. Orang ikhlas juga tidak butuh pujian. Demikian pula orang ikhlas tidak akan terganggu pekerjaannya walaupun dia dicemooh oleh orang lain. Untuk itu, kerja ikhlas perlu didasari pemahaman, keimanan, dan dilatih. Sehingga menjadi kebiasaan yang lama-lama menjadi budaya.

Kerja tuntas membiasakan agar semua pihak bisa menyelesaikan pekerjaan dengan sempurna, baik kualitas kerjanya maupun waktu yang tersedia. Mutu dan tepatnya waktu ditambah kemampuan untuk melakukan efisiensi merupakan faktor utama dalam memuaskan pelanggan.

Kerja tuntas ini, perlu dilatih secara terus-menerus, sehingga lama-lama bisa menjadi budaya. Bila budaya sekolah D4K tersebut semua sudah berjalan baik, sudah semestinya akan berdampak pada karakter bagi guru dan para siswa.

source: Mustafa, 2019 (Radarkudus.Jawapos.com)

SebelumnyaUNBK SMP NEGERI 1 WEDUNG KABUPATEN DEMAK TAHUN 2020 SesudahnyaMaret, penuh kegiatan

Berita Lainnya

0 Komentar